5 Gada Terhebat dalam Mithology Hindu

190
0

5 Gada Terhebat dalam Mithology Hindu

Gada adalah salah satu senjata yang sering kita lihat dalam film-film maupun sinetron India, yang digunakan sebagai senjata. Ia memiliki kepala bulat yang dipasang pada poros dan paku di bagian atas.

Banyak dewa dalam agama Hindu memiliki jenis senjata yang berbeda-beda. Misalnya Dewa Siwa memiliki Trishula, Dewa Wisnu memiliki Cakra Sudarshana, Dewa Indra memiliki Vajra, dan lain sebagainya. Senjata lainnya termasuk Brahmastra, Pashupatastra, Nagapasha, dan Agni Astra. Semua senjata ini sangat mematikan. Demikian pula Gada juga merupakan senjata, yang jika terkena akan berakibat fatal juga sangat mematikan.

Berikut adalah gada-gada terhebat yang sering kita dengar, lihat maupun tonton dalam cerita-cerita hindu.

1. Gada Hanuman

Gada adalah senjata Hanoman. Hanoman membawanya di tangan kanannya sesuai ikonografi dan penggambaran populer. Ini mewakili kedaulatan diri, otoritas, dan kekuasaan untuk memerintah. Gada adalah senjata utama Hanuman.

Ketika Gada Hanoman berada di tangan kanan dan dalam posisi terangkat, itu menandakan kekacauan dan diperlukan kekuatan penuntun untuk mengembalikan keadaan menjadi normal. Dewa Kubera-lah yang menghadiahkan Gada yang kuat dan hebat ini kepada Hanuman.

Ramayana mempunyai banyak referensi tentang kekuatan dan kewibawaan gada ini. Tokoh terkemuka seperti Bheema, Rahwana, dan dewa Shani tidak mampu mengalahkannya. Gada Hanuman bahkan menyelamatkan Suratha, raja Kashi, dari panah Rama.

2. Gada Kaumodaki
Kaumodaki adalah senjata yang terdapat di tangan kiri bawah Dewa Wisnu. Kesaktian Dewa Wisnu serta kekuatan fisik dan mental berasal darinya.
Dalam mahabharata, Krishna juga memilikinya. Dalam Mahabharata, Agni, Dewa Api, memperoleh Gada Kaumodaki dari Varuna, Dewa Laut, dan memberikannya kepada Krishna untuk melawan Indra dan membakar hutan Khandawa.

Kaumodaki kadang-kadang digambarkan sebagai seorang wanita bernama Gadadevi atau Gadanari dalam patung Wisnu.

3. Gada milik Bhima

Bhima adalah salah satu dari lima bersaudara Pandawa dalam Mahabharata. Dia sangat kuat dan juga pemarah. Dia adalah murid Dewa Balarama dan ahli dalam bertarung dengan Gada.

Bhima membunuh semua sepupu Kurawanya dengan Gadanya. Dia juga membunuh prajurit lain seperti Jarasandha, Keechaka, Kirmira, Bakasura, Hidimba, Manimanta, dll.

Ironisnya, Duryodhana, musuh terbesarnya, memberinya pujian terbaik atas keahliannya menggunakan gada. Dia menyebut Bhima terlebih dahulu sebelum Balarama, Kichaka, dan Shalya sebagai pendekar gada terbaik.

4. Gada Duryodhana

Seperti Bhima, Duryodhana juga kuat dan ahli dalam pertarungan gada. Gada adalah senjata favoritnya, dan dia menghabiskan seluruh hidupnya mencoba untuk unggul dalam bertarung dengan Gada. Karenanya dia tidak fokus pada senjata lain. Dia juga merupakan murid favorit dari Balarama.

Pada hari ke-18 perang Kurukshetra, Bhima dan Duryodhana, yang merupakan musuh bebuyutan, mulai terlibat dalam Gada-Yuddha atau perang gada. Meskipun mereka sangat sangat seimbang, Bhima-lah yang memenangkan pertempuran dengan bantuan Krishna. Ini adalah salah satu pertempuran paling mencekam dalam cerita Hindu antara dua kesatria bergada.

5. Gada milik Ganesha

Ganesha biasanya diasosiasikan dengan Kapak atau Mahaparashu. Namun di beberapa awataranya, dia terlihat membawa Gada. Salah satu namanya adalah Gadadhara. Dia juga membasmi banyak iblis dan asura dengan gadanya.

Dewa Ganesha mempunyai kekuatan untuk menghilangkan rintangan dalam hidup kita. Gadanya adalah simbol bahwa dosa masa lalu sedang mengejar kita. Dengan memuja Ganesha, kita bisa terbebas dari dosa-dosa kita.

Gada lainnya adalah.

6. Seorang Asura bernama Gada
Gada juga merupakan nama iblis atau asura kuat yang melancarkan teror terhadap umat manusia. Tapi dia juga punya sisi baik. Gada tidak akan pernah menolak permintaan, meskipun itu tidak masuk akal. Suatu ketika, Dewa Wisnu mendekatinya dalam wujud seorang brahmana dan meminta Gada untuk meminjamkan tulangnya.

Gada segera mencabik-cabik dirinya dan memberikan tulang-tulangnya kepada Dewa Wisnu. Dewa Wisnu kemudian mengambil tulang-tulang itu dan membuat salah satu gada termegah yang pernah dibuat. Karena dibuat dengan tulang Gada, kata ‘gada’ berarti ‘gada’ dalam bahasa Sansekerta.
Join this channel to get access to perks:
https://www.youtube.com/channel/UCpzcK26PU9QHQM7mowzx6pw/join

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here